Perjalanan Karir The Special One
11 Pemain EPL Yang Akrab Cedera
Barisan Pemain Spektakuler di Liga Champions
Inilah Daftar Pemain Belanda Untuk Indonesia
Man City Bakal Akuisisi Klub di Indonesia
Pemain EPL Yang Gemar Koleksi Kartu Kuning
Jose Mourinho Ungkapkan Masa Depannya
Enam Pemain EPL Gantung Sepatu
DewiBola.com - Harapan menjadikan Persema tim yang mandiri dengan banyak sponsor bakalan tidak terwujud. Pasalnya, tim yang diarsiteki Slave Radovski itu mempunyai banyak tunggakan dan terancam bangkrut.
“Sampai musim kompetisi 2011-2012 berakhir, konsorsium masih punya tanggungan pada manajemen Persema sebesar Rp 3,6 miliar untuk gaji pemain, ofisial, pelatih maupun operasional tim,” aku Sekretaris Persema Eka Ananta Sidharta
“Tanggungan yang cukup besar ini mengindikasikan jika konsorsium tidak mampu lagi mengelola Persema, bahkan beberapa klub lain di bawah naungan IPL. Kondisi ini bisa dikatakan klub-klub tersebut termasuk Persema sudah berada di ambang kebangkrutan, tandasnya.
Persema dan klub-klub lainnya di IPL diharapkan dapat menggandeng sponsor selama musim kompetisi berlangsung untuk mendanai kompetisi. Akan tetapi sampai akhir kompetisi tahun kedua, klub-klub tersebut gagal mencari sponsor dan tidak bisa menjadi klub mandiri.
“Sebenarnya konsorsium menarget setelah memasuki tahun kedua pengelolaan, klub-klub bisa menggaet sponsor, sehingga konsorsium tidak perlu lagi mendanai klub, karena klub sudah bisa mandiri,” tambah Sidharta.
Diluar klub-klub yang mempunyai supporter fanatik and basis yang kuat, kebanyakan klub-klub di IPL terkesan di jauhi penonton dan cenderung sepi penonton disetiap laga. Hal tersebut mempersulit klub untuk mendapat sponsor.
Pengelolaan Persema oleh konsorsium baru berakhir pada akhir 2014. Klub lainnya yang berada di bawah naungan konsorsium adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang, PSMS Medan, Persijap Jepara, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persija Jakarta IPL dan Persebaya Surabaya. (bln/shr)